25.10.2026

Indonesia Raih Tiga Gelar dari Dua Turnamen Bulutangkis

Indonesia meraih tiga gelar dari Kejuaraan Dunia Junior 2026 dan Denmark Open. Dua kemenangan datang dari para pemain muda di Kairo, sementara Fajar/Fikri juara di Denmark.

indonesia-raih-tiga-gelar-dua-turnamen-bulutangkis

Bulutangkis Indonesia membawa pulang tiga gelar dari dua turnamen internasional pada pertengahan Oktober 2026. Dua gelar diraih para pemain junior di Kejuaraan Dunia Junior di Kairo, Mesir, sementara satu lainnya datang dari pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Denmark Open.

Rangkaian kemenangan itu dimulai pada Sabtu, 17 Oktober. Ganda campuran Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti dan tunggal putra Radithya Bayu Wardana sama-sama memastikan diri sebagai juara dunia junior. Sehari berselang, Fajar/Fikri menutup akhir pekan dengan kemenangan di turnamen level senior.

Dua gelar Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior

Luthfi/Dian meraih gelar ganda campuran setelah menundukkan pasangan China, Yi Lang Feng/Meng Han Li, dalam pertandingan tiga gim. Mereka menang dengan skor 17-15, 8-15, 16-14.

Pertandingan berlangsung ketat hingga gim penentuan. Setelah kehilangan gim kedua, Luthfi/Dian kembali menemukan jalan untuk merebut gim ketiga dengan selisih dua angka. Kemenangan itu menjadikan mereka wakil Indonesia kelima yang menjuarai nomor ganda campuran di Kejuaraan Dunia Junior.

Radithya menyusul dengan gelar tunggal putra. Di final, ia berhadapan dengan rekan senegaranya, Fardhan Rainanda Joe. Radithya menang 15-9, 11-15, 15-8, sekaligus menjadi tunggal putra Indonesia kedua yang menjadi juara di ajang tersebut.

Final sesama pemain Indonesia memastikan satu gelar berada di tangan Merah Putih, apa pun hasil pertandingan. Radithya akhirnya naik ke podium tertinggi, sedangkan Fardhan mengakhiri turnamen sebagai peraih medali perak.

Indonesia bawa pulang lima medali dari Kairo

Dua kemenangan di final menjadi bagian dari hasil keseluruhan Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2026. Berdasarkan rincian medali, kontingen Indonesia membawa pulang dua emas, satu perak, dan dua perunggu.

Dua perunggu diraih dari nomor beregu campuran dan ganda campuran oleh Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani. Dengan demikian, pencapaian di Kairo tidak hanya ditopang para juara, tetapi juga sejumlah wakil yang berhasil menembus podium.

Keberhasilan Luthfi/Dian dan Radithya memberi tambahan catatan penting bagi Indonesia di level junior. Keduanya menambah daftar pemain Tanah Air yang pernah meraih gelar di Kejuaraan Dunia Junior, masing-masing dalam nomor ganda campuran dan tunggal putra.

Fajar/Fikri menjuarai Denmark Open 2026

Di Denmark, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengamankan gelar ganda putra. Mereka mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 21-8, 21-11 pada Minggu, 18 Oktober.

Kemenangan dua gim itu menjadi gelar keempat Fajar/Fikri sejak dipasangkan pada tahun sebelumnya. Tiga di antaranya mereka raih sepanjang 2026, sehingga Denmark Open menambah koleksi gelar duet asal Bandung tersebut pada musim ini.

Hasil itu terasa menonjol di tengah persaingan turnamen. Dari 14 wakil Indonesia yang dikirim ke Denmark Open 2026, Fajar/Fikri menjadi satu-satunya pasangan yang mampu mencapai semifinal. Mereka kemudian melangkah hingga final dan memastikan gelar juara.

Tiga gelar dalam dua turnamen membuat akhir pekan tersebut menjadi hasil yang menggembirakan bagi bulutangkis Indonesia. Prestasi para pemain junior di Kairo datang bersamaan dengan kemenangan Fajar/Fikri di level senior. Perbedaan usia dan panggung tak mengubah satu hal: Indonesia mampu menempatkan wakilnya di posisi tertinggi pada tiga nomor.

Hasil di Kairo juga menunjukkan bahwa persaingan dan pembinaan di kelompok junior terus melahirkan pemain yang mampu bersaing di tingkat dunia. Sementara itu, gelar Denmark Open memperpanjang catatan kemenangan Fajar/Fikri. Perjalanan mereka di turnamen-turnamen berikutnya akan menjadi kesempatan untuk menguji konsistensi, baik bagi pasangan senior maupun para juara muda Indonesia.

Garisnegeri