Xabi Alonso Akui Chelsea Belum Cukup Bagus
Xabi Alonso menilai Chelsea belum tampil cukup baik setelah lima laga awal Liga Inggris. The Blues sudah kebobolan 12 gol dan masih berupaya membangun konsistensi.
Xabi Alonso menilai Chelsea belum cukup bagus setelah lima pertandingan awal Liga Inggris musim ini. The Blues mengoleksi tujuh poin dan berada di posisi ke-10 klasemen, dengan catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Catatan itu belum mencerminkan konsistensi yang diinginkan Alonso. Chelsea belum sekali pun mencatatkan clean sheet dan sudah kebobolan 12 gol. Dalam setiap pertandingan, mereka setidaknya kemasukan dua gol.
Manajer Chelsea itu mengakui timnya masih punya banyak pekerjaan rumah, meski melihat ada hal positif dalam permainan. Ia mengatakan kepada Stan Sport bahwa penampilan tim belum memenuhi harapan saat ini, tetapi situasinya bisa membaik.
“Saya merasa situasinya akan membaik, namun saat ini, performa kami belum cukup bagus,” ujar Alonso.
Alonso soroti permainan Chelsea secara menyeluruh
Bagi Alonso, evaluasi Chelsea tidak cukup dilakukan dengan melihat hasil akhir. Ia ingin timnya memperbaiki permainan secara keseluruhan, terutama setelah kebobolan gol dalam jumlah yang menurutnya perlu menjadi perhatian.
“Ada hal-hal positif, namun ada pula aspek yang perlu ditingkatkan. Bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga permainan secara keseluruhan, dan terutama terkait kebobolan gol,” kata Alonso.
Angka 12 gol yang bersarang di gawang Chelsea memperlihatkan persoalan yang belum terselesaikan pada awal musim. Lini belakang belum mampu menjaga gawang tetap aman, sementara tim juga terkadang kesulitan menemukan jalan keluar saat menyerang.
Alonso tidak menempatkan masalah itu semata-mata pada barisan pemain bertahan. Menurut dia, cara Chelsea membangun serangan juga berkaitan dengan kemampuan tim untuk bertahan. Karena itu, perbaikan perlu mencakup kedua sisi permainan.
Cara menyerang ikut memengaruhi pertahanan
“Masalahnya bukan hanya pada lini pertahanan, melainkan juga lini serang. Cara kami menyerang turut memengaruhi cara kami bertahan,” tutur Alonso.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa evaluasi pelatih mencakup rangkaian permainan tim, bukan hanya momen ketika lawan mencetak gol. Chelsea perlu menemukan keseimbangan antara upaya menciptakan peluang dan menjaga struktur agar tidak mudah ditembus.
Alonso belum merinci perubahan tertentu yang akan diterapkan. Ia menyebut banyak aspek permainan masih dalam tahap pengembangan dan timnya sedang berproses untuk tampil lebih konsisten. Proses tersebut, kata dia, memiliki sisi positif maupun negatif.
“Banyak aspek yang masih dalam tahap pengembangan. Ada sisi positif dan negatif dalam proses untuk menjadi lebih konsisten,” ujarnya.
Lima laga menanti Chelsea pada Oktober 2026
Jadwal berikutnya memberi Chelsea kesempatan untuk menguji perkembangan tim. Mereka akan menjalani lima pertandingan sepanjang Oktober 2026, terdiri atas empat laga Liga Inggris dan satu pertandingan ronde keempat Carabao Cup.
Di ajang piala domestik itu, Chelsea dijadwalkan menghadapi Liverpool. Rangkaian pertandingan tersebut datang ketika Alonso masih menyoroti sejumlah aspek yang perlu dibenahi, mulai dari kebobolan gol hingga keterkaitan antara permainan menyerang dan bertahan.
Dengan posisi ke-10 dan tujuh poin dari lima laga, Chelsea masih memiliki ruang untuk memperbaiki awal musimnya. Namun, pengakuan Alonso bahwa tim belum cukup bagus menegaskan bahwa peningkatan tak bisa hanya diukur dari hasil satu pertandingan.
Perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana Chelsea merespons evaluasi sang manajer di lapangan. Konsistensi, menurut Alonso, masih menjadi pekerjaan yang harus dibangun seiring berjalannya musim.
