25.10.2026

Xuan Son Cedera Hamstring, Kim Sang-sik Izinkan Pulang

Xuan Son dipastikan absen dari FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalami robek hamstring saat menghadapi Filipina. Kim Sang-sik mengizinkannya pulang untuk menjalani pemulihan.

xuan-son-cedera-hamstring-kim-sang-sik-izinkan-pulang

Penyerang Timnas Vietnam Nguyen Xuan Son mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 lebih cepat setelah mengalami robek otot hamstring saat menghadapi Filipina di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu, 26 September 2026. Pelatih Kim Sang-sik mengizinkannya pulang ke Vietnam agar dapat fokus menjalani pemulihan.

Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) menyatakan hasil pemeriksaan MRI mengonfirmasi adanya robekan pada otot hamstring pemain kelahiran Brasil tersebut. Xuan Son diperkirakan harus menepi selama empat hingga enam minggu.

Cedera Xuan Son bermula pada menit ke-57

Menurut keterangan resmi VFF, cedera itu terjadi setelah Xuan Son dilanggar pemain Filipina, Amani Aguinaldo, pada menit ke-57. Penyerang berusia 29 tahun tersebut sempat berusaha melanjutkan permainan, tetapi kemudian menghentikan langkah dan terjatuh karena kesakitan.

Setelah berkonsultasi dengan tim medis, Xuan Son akhirnya ditarik keluar. Pemeriksaan lanjutan menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) memastikan bahwa ia mengalami robekan pada otot hamstring. Hasil itu membuatnya tidak dapat meneruskan perjuangan bersama Vietnam di turnamen tersebut.

Robeknya hamstring memaksa Xuan Son meninggalkan skuad lebih awal, bukan sekadar absen dalam satu pertandingan. Masa pemulihan yang diperkirakan berlangsung empat sampai enam minggu membuat ia harus menepi dari lapangan hijau. VFF tidak menyampaikan rincian lebih jauh mengenai tahapan perawatan yang akan dijalaninya di Vietnam.

Absennya Xuan Son menjadi pukulan bagi lini depan Vietnam. Namun, keputusan untuk memulangkannya diambil agar penyerang itu dapat memusatkan perhatian pada pemulihan, setelah kondisi cedera dipastikan melalui pemeriksaan medis.

Kim Sang-sik beri izin Xuan Son kembali ke Vietnam

Pelatih Kim Sang-sik memberikan izin kepada Xuan Son untuk meninggalkan Indonesia lebih awal. Departemen Tim Nasional VFF kemudian berkoordinasi dengan FIFA untuk mengatur proses kepulangannya ke Vietnam.

Karena FIFA ASEAN Cup 2026 berada di bawah naungan resmi FIFA, organisasi sepak bola dunia itu menanggung seluruh biaya perjalanan pemulangan Xuan Son. Setibanya di negara asal, ia akan menjalani penanganan medis intensif berdasarkan program yang disusun tim medis.

Langkah pemulangan tersebut memungkinkan Xuan Son menjalani proses pemulihan di negaranya. Fokus penanganan kini beralih pada kondisinya setelah cedera, sementara ia harus mengakhiri lebih awal kesempatan membela Vietnam di turnamen yang berlangsung di Indonesia.

Melalui akun Instagram pribadinya, Xuan Son mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat terus berjuang untuk tim nasional. Ia mengatakan ingin berkontribusi membawa Vietnam meraih gelar lain, tetapi menerima bahwa cedera menjadi bagian dari sepak bola.

“Ini benar-benar momen yang sedih bagi Son secara pribadi, karena Son benar-benar ingin berkontribusi pada negara untuk membawa kembali gelar lainnya. Ini mengecewakan, tapi itulah sepak bola. Sekarang, Son akan terus mendukung dan menyokong tim, dengan tujuan mencapai pencapaian tertinggi. Son sendiri akan berusaha sebaik mungkin untuk kembali lebih kuat secepat mungkin,” tulis Xuan Son.

Memori cedera lama kembali teringat

Cedera kali ini mengingatkan pada pengalaman pahit Xuan Son di final Piala AFF 2024. Ia mengalami cedera parah pada leg kedua melawan Thailand dan harus absen selama satu tahun. Kini, ia kembali menghadapi masa pemulihan setelah insiden di pertandingan melawan Filipina.

Meski kecewa harus meninggalkan turnamen, Xuan Son menyatakan tetap akan mendukung rekan-rekannya. Dalam pesannya, ia juga menegaskan tekad untuk berusaha kembali lebih kuat secepat mungkin. Pernyataan itu disampaikan setelah cedera hamstringnya dipastikan melalui pemeriksaan.

Untuk saat ini, VFF menyiapkan penanganan medis intensif bagi sang penyerang setelah ia tiba di Vietnam. Perkiraan masa pemulihan empat hingga enam minggu menjadi gambaran awal durasi ia menepi, sementara perkembangan berikutnya akan bergantung pada proses perawatan yang dijalani.

Kepergian Xuan Son membuat Vietnam kehilangan salah satu penyerangnya untuk sisa kiprah di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia sendiri harus mengalihkan fokus dari pertandingan ke pemulihan, dengan harapan dapat kembali ke lapangan setelah menjalani program medis yang telah disiapkan.

Garisnegeri