25.10.2026

Lammens Kecewa MU Tertahan Tottenham: Sepakbola Kejam

Manchester United gagal mempertahankan keunggulan saat melawan Tottenham Hotspur. Senne Lammens menilai hasil imbang 1-1 itu terasa pahit dan menyebut sepakbola terkadang kejam.

lammens-kecewa-mu-tertahan-tottenham-sepakbola-kejam

Manchester United gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Tottenham Hotspur di Old Trafford, Sabtu (10/10) malam WIB. Meski unggul lebih dulu dan menghadapi lawan yang bermain dengan 10 orang, MU harus puas dengan hasil 1-1. Kiper Senne Lammens menyebut sepakbola terkadang kejam.

MU sempat berada di jalur kemenangan setelah Mbeumo mencetak gol pada menit ke-73. Namun, keunggulan itu tak bertahan sampai peluit akhir. Tottenham menyamakan kedudukan melalui sundulan Solanke pada menit ke-90+2, sekaligus membawa pulang satu poin.

Hasil tersebut terasa pahit bagi tuan rumah. Terlebih, Tottenham sudah kehilangan satu pemain setelah Bentancur menerima kartu merah pada menit ke-78. Keunggulan jumlah pemain tak cukup bagi MU untuk menjaga skor hingga laga berakhir.

MU kebobolan di penghujung laga

Lammens mengakui pertandingan berjalan dengan banyak perubahan situasi. Menurut kiper asal Belgia itu, MU ingin segera memastikan kemenangan setelah unggul, baik dengan menambah gol maupun menutup ruang bagi Tottenham untuk menyerang.

“Sepakbola terkadang kejam. Ada banyak pasang surut, terutama dalam pertandingan ini,” kata Lammens, seperti dikutip dari Mirror.

Ia juga menilai menghadapi tim yang bermain dengan 10 orang tidak selalu mudah. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, MU memang mampu memenangi pertandingan melawan tim yang kekurangan pemain. Namun, situasi itu bisa berubah ketika lawan merasa tak lagi memiliki beban.

“Kami sering memenangkan pertandingan melawan tim dengan 10 pemain di masa lalu, namun kami juga tahu bahwa situasi bisa menjadi sulit saat menghadapi 10 pemain, karena mereka merasa tidak punya beban lagi,” ujarnya.

Bagi Lammens, MU seharusnya bisa membuat keunggulan lebih aman. Tim tuan rumah, katanya, ingin mencetak gol tambahan atau setidaknya tidak memberi Tottenham kesempatan untuk membangun serangan. Kenyataannya, satu peluang pada akhir laga cukup untuk mengubah hasil.

Lammens soroti ruang yang diberikan kepada Tottenham

Lammens menyesalkan MU membiarkan lawan memperoleh terlalu banyak ruang. Menurut dia, Tottenham tidak membutuhkan banyak kesempatan untuk mencetak gol penyama kedudukan. Umpan yang tepat atau pantulan bola yang menguntungkan bisa menjadi penentu.

“Kami memberi Tottenham terlalu banyak ruang untuk menciptakan peluang. Lalu, satu umpan yang tepat sasaran atau satu pantulan bola yang menguntungkan mereka saja sudah cukup bagi mereka untuk mencetak gol. Jadi, ya, rasanya sungguh pahit,” kata Lammens.

Hasil imbang itu membuat MU berada di peringkat ke-13 dengan enam poin dari enam pertandingan. Mereka terpaut tiga poin dari Tottenham, yang menempati peringkat ke-18 atau zona degradasi, berdasarkan klasemen dalam laporan tersebut.

Situasi itu menambah tekanan bagi MU yang belum menang dalam empat pertandingan beruntun. Rangkaian tersebut terdiri atas dua kekalahan dan dua hasil imbang. Laga melawan Tottenham pun terasa seperti kehilangan kemenangan karena MU sudah unggul hingga masa tambahan waktu.

Jadwal berat menanti Manchester United

Mantan kapten MU Gary Neville meminta Michael Carrick membenahi tim sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Menurut Neville, rangkaian laga berat sudah menanti, termasuk lawatan ke Atletico Madrid di Liga Champions dan kunjungan ke Elland Road untuk menghadapi Leeds United di Liga Inggris.

“Harus ada tindakan dan para pemain harus segera berbenah karena mereka akan menghadapi Atletico Madrid asuhan Diego Simeone serta bertandang ke Elland Road,” kata Neville di Sky Sports.

Neville mengingatkan bahwa kesiapan mental dan fisik akan sangat penting. Jika MU tidak mampu memulihkan diri dan memperbaiki kelemahan, lawan-lawan berikutnya bisa mengekspos masalah yang ada di dalam tim.

“Mereka punya waktu beberapa hari untuk memulihkan diri, bangkit dari situasi ini, dan kembali melangkah. Karena jika tidak segera bangkit, mereka akan menghadapi masa-masa yang mengkhawatirkan dalam beberapa pekan ke depan,” ujarnya.

Bagi MU, hasil melawan Tottenham menjadi pengingat bahwa keunggulan di papan skor belum cukup tanpa konsentrasi sampai laga usai. Lammens dan rekan-rekannya kini dituntut segera merespons, sementara jadwal berat membuat ruang untuk berbenah semakin berharga.

Garisnegeri