Iis Dahlia Yakin Mayangsari Masih Mampu Bersaing
Iis Dahlia mendukung Mayangsari kembali berkarya. Ia menilai suara, penampilan, dan lagu-lagu Mayangsari masih dikenal serta mampu bersaing dengan penyanyi muda.
Iis Dahlia menyambut kembalinya Mayangsari berkarya di industri musik dengan keyakinan bahwa sahabatnya itu masih memiliki kualitas untuk bersaing dengan penyanyi muda. Menurut Iis, karakter vokal dan penampilan Mayangsari tetap kuat, sementara lagu-lagunya masih dikenal pendengar lintas generasi.
Dukungan itu disampaikan Iis saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). Ia menilai Mayangsari mempunyai identitas musikal yang tidak mudah tertukar dengan penyanyi lain. Meski sempat lama jarang terlihat aktif di industri hiburan, suara dan namanya masih melekat di ingatan publik.
“Mayang tuh selalu punya kekhasan, khas menurut aku. Dan lagu-lagunya juga, ya sudah lagunya Mayang saja,” kata Iis. Bagi pelantun “Payung Hitam” itu, kekhasan tersebut menjadi salah satu kekuatan Mayangsari saat kembali menekuni musik.
Kekhasan Mayangsari masih dikenali pendengar
Iis mengatakan, lagu-lagu Mayangsari tak hanya akrab bagi pendengar yang mengenalnya sejak awal karier. Menurut dia, anak muda masa kini pun masih mengetahui karya penyanyi tersebut. Hal itu, dalam pandangan Iis, menunjukkan bahwa lagu-lagu Mayangsari tetap memiliki tempat dan mudah dikaitkan dengan sosok penyanyinya.
“Kayak sekarang pun sebenarnya mah lagunya Mayang, enggak lagunya yang lamanya dia juga kan pasti anak muda-anak zaman sekarang saja tuh masih tahu gitu lagunya Mayang,” tuturnya.
Pengakuan terhadap lagu dan suara menjadi modal tersendiri bagi seorang penyanyi yang kembali tampil setelah lama tidak banyak muncul. Mayangsari, kata Iis, masih mempunyai ciri yang membuat pendengar dapat mengenalinya. Penilaian itu bukan semata soal nostalgia, melainkan juga tentang karakter musikal yang dinilai tetap melekat pada dirinya.
Kembalinya seorang musisi ke industri hiburan setelah jeda panjang juga dapat menghadirkan tantangan. Wajah-wajah baru terus hadir, sementara penyanyi yang kembali berkarya perlu membangun lagi kepercayaan diri untuk tampil di tengah perubahan tersebut. Iis memahami situasi itu dan memilih menyemangati sahabatnya.
Iis Dahlia beri semangat untuk comeback
“Aku bilang, ‘Ih masih oke, masih masih bisa bersaing sama anak-anak mudalah kita ini, walaupun jadul tapi masih okelah’,” ujar Iis sambil tertawa.
Ucapan itu sekaligus menegaskan bahwa usia maupun lamanya seseorang berada di luar sorotan bukan alasan untuk meragukan kemampuan bermusik. Iis melihat Mayangsari masih punya kualitas yang layak diperhitungkan, baik dari sisi vokal maupun penampilan. Ia tidak menganggap kembalinya sang sahabat sebagai sekadar mengulang masa lalu.
“Secara kualitas vokal, secara penampilan masih bisa bersainglah. Mayang tuh selalu salah satu penyanyi yang menurut aku, ya walaupun dia lama enggak nongol saja, orang masih ingat gitu sama suaranya,” jelas Iis.
Penilaian tersebut datang dari seorang sahabat yang juga mengenal perjalanan Mayangsari di dunia musik. Namun, inti dukungan Iis bukan hanya pujian personal: ia melihat karakter suara yang masih dikenali dan penampilan yang dinilainya sanggup bersaing sebagai bekal untuk kembali berkarya.
Karakter vokal jadi bekal kembali berkarya
Di tengah industri musik yang terus menghadirkan penyanyi baru, identitas yang kuat dapat membantu seorang musisi tetap dikenali. Iis menilai Mayangsari memiliki keunggulan itu. Ia juga mengingatkan bahwa lama tidak tampil bukan berarti kualitas seorang penyanyi otomatis hilang.
Respons positif dari sahabatnya memberi gambaran tentang dukungan yang menyertai langkah Mayangsari kembali aktif. Ke depan, karya-karya baru akan menjadi kesempatan bagi penyanyi tersebut untuk memperkenalkan kembali karakter musiknya kepada pendengar lama sekaligus menjangkau generasi yang lebih muda.
